Ini gw ada cerita, cerita tentang anak manusia di negeri seberang benua yang dalam hidupnya menemui istilah idol dan wota (fan kelas berat kalau bahasa simpelnya).
Disuatu waktu setahun yang lalu tanpa gw mengetahui situasi dan kondisinya. dia berkenalan dengan Morning Musume. Grup perempuan asal Jepang yang berkecimpung dalam media hiburan dengan konsep idol(a).
Mereka bernyanyi, mereka menari, mereka berinteraksi dengan penggemarnya. Luarbiasa dahsyat. Tingkah laku, tindak tanduk, tutur kata dan penampilan mereka menimbulkan rasa tertarik bagi si anak manusia ini yang sedang tumbuh dewasa dengan berbagai kesulitan dan kesepian dalam hidupnya.
Dan bermulalah cerita gw ini dari situ.
Suatu hari, si anak manusia ini mengetahui akan datangnya kesempatan menemui Morning Musume. Melihatnya dari dekat dan merasakan langsung cahaya indah mereka.
Si anak manusia ini kemudian berikhtiar untuk menemui Morning Musume. Kegembiraan dan semangatnya begitu kuat. Dia berhasil menggerakkan hati gw. Jelasnya, untuk dapat bertemu dibutuhkan dana yang tidak sedikit, waktu untuk mencari dana pun terbatas. Maka mulailah si anak manusia ini dengan kebajikan menempuh jalan bekerja keras demi mencapai keinginannya bertemu Morning Musume.
Lelah bekerja tapi tak melupakan tuntutan kewajiban akademik, yang jadi alasan si anak manusia menapak di negeri seberang benua.
Sampai kala akan bertemu tiba, si anak manusia telah mencukupi bekalnya dan berangkatlah dia menemui Morning Musume.
Di sana. Si anak manusia menyambut Morning Musume, si anak manusia melihat Morning Musume, si anak manusia bertemu muka dengan Morning Musume, dan si anak manusia menyentuh Morning musume hingga si anak manusia menghantarkan kepulangan Morning Musume. benar-benar menjadi 4hari tak terlupakan penuh dengan antusiasme bersama teman-teman baru yang sepaham. Indah, mengagumkan sekaligus membuat iri. Gw berterimakasih si anak manusia membagi pengalamannya kepada yang tidak berkesempatan.
Dan tibalah saatnya si anak manusia merasa kehilangan, seakan apa yang dia lakukan ini masih dalam mimpinya. Realita dan mimpi begitu tipis dalam euforia kehadiran Morning Musume. Gw jelas merasakan itu.
Lalu si anak manusia bertanya, menyesalkah dirinya? begitu mahal perjuangan yang dia tempuh, si anak manusia berhak mendapatkannya. Perlukah disesalkan? keinginan memiliki atas perjuangan keras yang dia tempuh, sesalkah jika itu hanya kekosongan pada akhirnya?
“Ya dan tidak”, hanya itu jawaban yang bisa gw ucapkan dihadapan monitor butut gw.
Hampir selama 4bulan dan hanya 4bulan waktu yang tersedia untuk berjuang. Jika gagal itu layak disesalkan (dalam pandangan keinginan untuk pencapaian bertemu). Nyatanya si anak manusia berhasil! dia boleh berbangga, bahkan menyombongkan dirinya pun dia pantas.
Mengalami kesempatan bertemu, momen indah yang wajar dikenang sampai batas dasar hati. Tak boleh disesali. Ada yang memiliki peluang tapi dia tidak menggunakannya, dia bodoh! Tapi bukan si anak manusia ini, dia menggunakannya. Maka tak boleh disesali.
Ternyata Morning Musume bukan impian, mereka nyata, mereka terlihat, mereka terdengar, mereka tersentuh. Ah, sisi dengki gw menyesalkan itu. Gw pasti akan ingin memiliki sesuatu yang nyata, dan gw akan menyesal jika tak memilikinya. “Hei, itu benar!” pikir gw. Maka menyesal lah diri gw jika itu kosong. “Tidak, gw tidak akan menyesal. Kenapa? pendirian lu seperti ayunan taman kanak-kanak saja?” Ya, karena INGIN MEMILIKI pasti menghasilkan kosong dan itu adalah penyesalan. sedangkan SPIRIT yang nyata mengisi hari-hari gw dan itu bukanlah penyesalan. That’s it!
Si anak manusia, tanpa sadar, 4bulan yang lalu telah menyalakan api SPIRIT dari Morning Musume. Dia tanpa sadar, membentuk semangatnya dari api SPIRIT dari Morning Musume. Perjuangannya bekerja hingga berhasil tepat waktu adalah karya api SPIRIT dari Morning Musume.
Dan api SPIRIT dari Morning Musume itulah, yang gw sebut wota’s way of life!
MORNING ADALAH PAGI HARI KALA MATAHARI TERBIT YANG MENANDAI HARI BARU, SELAYAKNYA KEHANGATAN PAGI SELALU MENGAWALI HARI BARU BAGI HIDUP KITA.
MUSUME ADALAH GADIS, IKON KEINDAHAN DIANTARA DUA GENDER, KEINDAHAN YANG SELALU MEWARNAI DISETIAP HARI BARU BAGI HIDUP KITA.
Si anak manusia, sebelum dia disapa wota dari Jepang, dia sendiri tanpa sadar adalah wota dari Momusuindo! Dan wota dari Jepang itu merasakan api SPIRIT yang sama dari si anak manusia itu sehingga sungguh sudah takdir jika mereka bertemu dan berkenalan.
Teruslah menjaga api SPIRIT itu. Itulah esensi mencintai Morning Musume. Morning Musume akan bahagia jika wotanya bahagia. Tapi wotanya bukan bahagia karena fisik Morning Musume tapi karena api SPIRIT yang Morning Musume bagikan.
Bekerja keras demi kehidupan yang lebih baik. jika lelah, api SPIRIT itu akan menjadi menggairahkan usaha si anak manusia itu kembali. Keinginan memiliki fisik hanya menghasilkan kekosongan yang memilukan, alih-alih hidup yang lebih baik, bertemu lagi dengan Morning Musume adalah mustahil.
Api SPIRIT, wota’s way of life, Morning Musume. Idola dihati, semangat yang mendampingi bukan tujuan yang dikejar. Memahami itu, gw yakin si anak manusia akan hidup terhormat dan layak. Siapa pun idol nya, bagaimana pun Morning Musume, selamanya menjaga api SPIRIT itu adalah esensi mencintai Morning Musume yang menghidupkan kehidupan seluruh manusia penggemar Morning Musume.
Berdasarkan kisah nyata yang kalian tahu tokohnya. Hingga saat gw mengetikkan karakter titik sebagai penutup cerita ini. Gw yakin cerita yang sesungguhnya belum akan berakhir, karena gw yakin si anak manusia tidak boleh menyesali kekosongan. Tapi hidup berapi SPIRIT dari Morning Musume, sehingga dia menjadi orang yang sukses bagi orang tua yang telah melahirkannya.
Paragraf diluar cerita.. gw kira gw adalah orang yang terobsesi pada semangat dan keindahan karena itulah yang tidak gw miliki. Gw kosong. Gw tidak boleh berdiam diri, dan Morning Musume mengisi kekosongan dengan semangat dan keindahan itu selama 3tahun belakangan ini pada hidup gw. Terimakasih Morning Musume, tapi sungguh gw merasa lebih berterimakasih kepada para penggemar Morning Musume di Momusuindo. Mereka yang secara nyata, secara riil membuktikan kalau kekosongan gw telah terisi

[...] banyak, terutama member” KY GUNDAN). Dari mereka ber2 gw tangkep essence, yang pertama Spirit (http://morningcross.wordpress.com/2009/07/14/love-you-morning-love-you-musume-spirit-of-fire-our-way…) dan devotion (Amakza & Japs Wotas) kemudian gw tambahkan Love (KOI ING). Persepsi gw blom [...]